Friday, November 16, 2012

Kenangan

Friday, November 16, 2012


Seorang teman gundah gulana ketika sebuah telepon genggam miliknya rusak total, dan tidak bisa diperbaiki lagi. Ketika ada yang menawarkan untuk membelikan hp baru yang lebih canggih, dia tetap belum merasa senang. Alasannya? bukan karena adanya data penting di telepon yang rusak itu, melainkan karena banyaknya kenangan yang telah dia lewati bersama sang telepon genggam.

Seorang teman lain, berusaha memperkuat ketabahan hatinya mengerjakan suatu tugas, dengan mengatakan kepada dirinya sendiri bahwa semoga apa yang ia lakukan saat ini kelak akan menjadi kenangan yang baik di masa tuanya, ketika dia sudah kurang mampu mengerjakan banyak hal, atau tugas seberat sekarang.

Apakah sebenarnya hakikat sebuah kenangan? Mengapa ia menjadi begitu penting? (dan kadang-kadang menjadi begitu "mahal").

Kenangan, sebenarnya adalah ingatan, bukan? Dalam bentuknya yang paling mendasar, kenangan adalah ingatan: serangkaian data yang tersimpan di bagian tertentu dari otak. Bedanya dengan ingatan "biasa", kenangan merupakan sebuah paket sempurna dari rangkaian ingatan yang sampai menimbulkan reaksi kejiwaan. Tidak semua ingatan menimbulkan reaksi kejiwaan. Kenangan selalu dimaksudkan untuk membangkitkan reaksi, walaupun itu tidak selalu menyenangkan. Selain kenangan yang dianggap baik, ada juga kenangan yang dianggap buruk.

Biasanya orang selalu menginginkan kenangan yang baik. Itu adalah serangkaian ingatan yang akhirnya membangkitkan perasaan senang, atau nyaman, serupa yang pernah dialami ketika hal yang dikenang itu benar-benar sedang berlangsung di masa lampau. Sangat wajar kalau orang ingin selalu berada dalam keadaan itu. Oleh karenanya, orang berusaha mencari apa saja yang bisa menjadi pemicu untuk mengembalikan perasaan masa lalu yang menyenangkan itu. Pemicu ini bisa berupa benda, musik, bau-bauan atau aroma parfum, kata-kata, dan sebagainya. Yang tersering dari benda-benda itu adalah gambar: foto atau video. Sampai-sampai ada ungkapan yang benar-benar menunjukkan akar yang terdalam dari perilaku ini: mengabadikan kenangan. Itulah bagian mendasar dari keperluan akan kenangan yang baik: keinginan untuk secara abadi - terus menerus - berada dalam keadaan yang enak dan menyenangkan. Keserakahan akan keabadian adalah jenis dosa pertama yang menjatuhkan nenek moyang manusia dari surga.

Di sisi lain, orang sangat ingin menghindari kenangan yang buruk. Mereka sangat ingin melupakannya, menghapuskannya dari otak, kalau bisa. Namun, semakin mereka ingin melupakan, justru biasanya kenangan buruk itu semakin tumbuh subur dan kuat. Penolakan adalah energi yang sama dengan ketertarikan, hanya berbeda arah. Kalau disejajarkan dalam rumus gaya fisika,  unsur gaya tarik menarik maupun tolak menolak adalah sama: ukuran massa dan ukuran jarak. Kenangan baik maupun buruk punya energi  yang sama. Tentu saja orang akan berusaha sekuat tenaga untuk mencegah diri supaya tidak berada secara abadi di dalam keadaan yang tidak menyenangkan. Untuk itu, kadang orang rela membayar semahal yang dia mampu, seandainya ada yang bisa menyingkirkan kenangan buruk yang selalu mengganggunya. Serangkaian ingatan yang memicu perasaan tidak enak itu tetap saja penuh tenaga selama dia dibiarkan tumbuh di lahan yang subur: ketidaksadaran. Itu tumbuh terus di alam bawah sadar, karena memang ditolak di alam sadar.

Jadi, apa kegunaan dari sebuah kenangan? Kenangan memberikan seseorang identitas, jati "diri", benih yang ikut membentuk diri yang sekarang. Pun kenangan yang buruk atau pedih, itu ikut menjadi pengukir sebuah diri. Semakin sebuah kenangan dianggap kuat, semakin kuat pula dia membentuk seseorang. Seluruh reaksi seseorang terhadap lingkungannya, nyaris semuanya didasarkan pada kenangan. Dalam hal ini, pengalaman bisa dianggap sebagai kenangan juga. Pengalaman menentukan bagaimana orang akan menanggapi apa yang dicerapnya dari lingkungan. Selama diri itu ingin abadi, selama itu pula kenangan menjadi sumber tenaga yang sangat penting. Bahkan seseorang kadang mengangankan, sesudah dia mati pun orang lain akan mengenang dirinya - dengan demikian dia merasa akan tetap "hidup", secara identitas.

Marilah kita mencoba melihat kenangan itu dari kacamata alam nyata. :-)

Setiap waktu berlalu, sesungguhnya ia telah mati dari alam nyata, beserta seluruh isinya. Jika kita mengibaratkan waktu itu seperti sebuah angkutan kota (angkot), maka angkot yang telah lewat dari hadapan kita itu telah "mati" dari jarak jangkauan kita - beserta seluruh penumpangnya. Apakah angkot itu baik atau buruk, apakah penumpangnya cakep atau cantik, atau horror :-D, sama saja: sekali berlalu - mati sudah. Kenangan itu adanya hanya di dalam pikiran dan album foto, jaman sekarang mungkin juga di CD, DVD, atau perangkat keras memori lainnya.

Jadi, dilihat di alam nyata, masa lalu itu selalu sudah mati. Alam nyata kita adalah: sekarang dan di sini. Itu yang selalu secara nyata kita alami, bukan?. Maka sebuah kenangan sebenarnya hanyalah zombie - "mayat hidup", ciptaan pikiran yang serakah. Pikiran selalu membantah kenyataan bahwa dirinya tidak abadi. Buat apa kita memelihara zombie itu? Kalaupun dulu dia pernah "hidup" dan cantik, dan menjadi "milik" kita, sekarang setelah menjadi zombie bagaimanapun dia bukan yang dulu lagi.

Pasti ada yang bertanya:

Saya tidak ingin zombie itu hidup - karena waktu hidupnya pun saya tidak suka lantaran wajah buruknya - , tapi kenyataannya kenapa dia tetap hidup? Kenapa dia selalu muncul dan berjalan-jalan dalam pikiran dan perasaan saya?

Apa yang membuat kenangan buruk itu tetap hidup?

Sama seperti apa yang membuat kenangan baik itu tetap hidup, energi yang sama: keinginan. Untuk kenangan yang dianggap baik, maka energinya adalah keinginan untuk menerimanya, memeluknya terus menerus. Untuk kenangan yang buruk, energinya: keinginan untuk menolak, upaya untuk menyingkirkannya sejauh mungkin.

Kesadaran, keberanian untuk menatap kenangan itu secara sadar, melihat senyata-nyata nya tempat terbitnya penolakan atau ketertarikan, bisa menyaksikan energi kenangan itu memudar. Bagaimanapun, kenangan itu tetap tidak abadi. Dengan satu atau lain cara, dia akan meluruh bersama waktu. Itu ditandai dengan perubahannya menjadi ingatan "biasa" : ingatan yang tidak lagi memicu reaksi kejiwaan, dan dengan demikian tidak memicu reaksi badan juga.

Pilihannya kembali pada diri kita masing-masing: alam nyata, atau alam khayal pikiran.

(Ini mengingatkan pada film favorit saya, trilogi The Matrix: orang bisa memilih hidup dalam lingkungan "indah dan terbiasa" secara maya di the matrix, atau kembali ke alam realita di kapal angkasa yang terkungkung. Walaupun analoginya tidak akan persis sama, karena "alam nyata" kesadaran itu dalam keadaan sesungguhnya tak tergambarkan). Jika anda memilih alam nyata (pil merah dalam film the matrix :-p ), maka beranilah - dan bersiaplah - menyaksikan kematian zombie kenangan. Saksikan kepulan asap kepunahan energinya, tanpa berusaha membuat tiupan energi baru. Saksikan saja.

Saya tidak ingin memberikan sugesti apakah keadaan selanjutnya akan buruk atau baik. Itu bisa memicu energi keinginan anda yang baru :-).

Saksikan saja. Kalau anda sudah berani dan siap. :-) Kalau belum? Coba sadari saja bahwa (terasa) cepat atau lambat, semua akan berlalu. Semua yang punya awal pasti punya akhir. (Kalau timbul rasa "takut" terhadap kalimat terakhir itu, dalam batin, maka saksikanlah bahwa itu adalah akar dari sebuah pohon yang bernama keserakahan).

***


Sunday, October 28, 2012

Aquarium Pecah

Sunday, October 28, 2012

Waduuuuuh.... Gak ada angin gak ada ujan, tiba2 Jam 2 malam aquarium ku pecah..!! Jadi banjir ni kamar. Padahal baru 1 jam terlelap. Bisa klen bayangkan gimana pusingnya kepala ketika baru saja tidur tiba2 terbangun. Grrrrr....

Gak tau apa penyebabnya.. Kalo teman aku bilang sih itu pertanda akan terjadi sesuatu... apalah itu..

Halahhhhh.. Aku tak percaya yg begituan... Menurut ku itu sih tanda2 kualitas aquariumnya yg tidak bagus.

Udah lah.. Biarin aja... Selamatin dulu ikannya trus lanjutin tidurrr...
Besok bersih2...

Zzzzzzzzz zzzzzzzz zzzz....


Monday, January 2, 2012

Jadul, tahun 90an

Monday, January 2, 2012


Sekedar mengenang masa-masa waktu kita masih sekolah biar bisa cerita sama anak cucu, tentang kelakuan orang tuanya dulu..

Ayo bernostalgia sebentar, mungkin anak-anak zaman sekarang iri dengan permainan kita di masa tahun 90-an.
Masih ingatkah kalian dengan..

Parasut2an.... cara maennya selipkan batu di parasutnya trus tinggal lempar ke atas..

Jajanan waktu SD, dulu harganya masih Rp. 50 perak, tapi sekarang harganya udah Rp. 500,-

Album mingguu.... album minggu.... album mingguuuu kitaaaa....



Kuis Berpacu dalammmmm melodi.....


Acara pavorit di hari minggu, jam 7 pagi, Yonkuro...



Dragonball, diputar setiap hari Minggu jam 08.30. sampe sekarang aku gak pernah bosan nontonnya... ^_^


Gaban, film waktu masih sekolah TK dulu..


Ksatria Baja Hitam RX, pedanggg... matahari....!!!!! Dulu aku sengaja bolos sekolah buat nonton film ini...


Serial ini mengisahkan tentang seorang pria bernama MacGyver yang bekerja untuk Phoenix Foundation dengan cara memerangi kejahatan tanpa menggunakan kejahatan tanpa menggunakan senjata api.



Pistol maenan....


Sepatu yang kalo di bawa jalan, dia nyala.... 
malu banget kalo diingat2 dulu pernah make sepatunya..... sudah ah....


Spica, dulu game yg paling aku suka itu, Mario Bross, Bomberman, sama Rambo..



Tiap beli chiki, dapat hadiah Tazos, bisa dijadiin macam2 bentuk...



Dulu, kita seringkali bermain di lapangan, bermain dengan teman, kejar-kejaran dan menikmati berbagai hal unik yang sekarang hampir tidak ada.
Kalo anak-anak sekarang sih maenannya gadget semua, masih kecil tapi udah pegang blackberry, tablet, dan sejenisnya, gak keren banget ah..  ato mungkin ada yang tidak pernah melihat maenan di atas... hihihi...
bahkan, anak2 sekarang masih sekolah SMP udah mengenal yg namanya pacaran (mungkin karena kebanyakan nonton coboy junior kali yah..), wah.. kalo aku dulu umur segitu masih ngelaga ikan cupang.. :D


Friday, December 9, 2011

Rahasia Bisnis Orang Cina

Friday, December 9, 2011

“Jika dahulu bapaknya berjualan air di pinggir jalan, anaknya akan membuka restoran dan barangkali cucunya akan mendirikan pabrik yang memproduksi air dalam kemasan.”

 Orang Cina cenderung memilih berdagang karena bidang ini tidak dibatasi oleh ruang, waktu dan tempat. Selain bebas, kegiatan perdagangan juga menyediakan ruang yang luas bagi seseorang untuk mengembangkan kemampuannya.

Perdagangan orang Cina tidak banyak formalitas dan birokrasi. Mereka berusaha menjadikan kegiatan dagang ini semudah mungkin.



“Jika kita sama rajinnya dengan orang-orang di Barat, kita tidak akan dapat menyaingi mereka,” kata Kim Woo Choong.

Jika ingin lebih berhasil dari orang lain, kita tidak punya pilihan, kecuali bekerja dengan lebih keras dan rajin.

Persepsi orang Cina pada perdagangan adalah positif. Dunia dagang adalah dunia yang menjanjikan kesenangan, kemewahan, dan kebahagiaan.

Pedagang yang jatuh akan merasa sakit, tetapi rasa sakit itulah yang membuatnya bangkit kembali.

Berdagang dapat dijadikan sebagai hobi, tetapi bukan untuk mengisi waktu luang.

Keuntungan yang diperoleh tidak dibelanjakan. Keuntungan tersebut digunakan untuk menambah modal kerja dan melakukan investasi.



Uang digunakan untuk menghasilkan uang.

 Pedagang Cina membolehkan terjadinya tawar-menawar. Meskipun proses ini memakan waktu dan mengurangi keuntungan, hal ini dapat menggembirakan hati pelanggan.

 Dimana ada air, disitu ada orang Cina. Orang Cina dapat berdagang di kampung Melayu, tetapi orang Melayu belum tentu bisa berdagang di kawasan orang Cina.

Orang Cina bisa membuka restoran di Afrika dan menjalankan ritel di Papua yang sebagian besar penduduknya masih primitif.

Pantang mengeluh di hadapan pelanggan, apalagi menunjukkan emosi negatif.

Bersikap terbuka dan berlapang dada apabila menghadapi situasi sulit, dan tetap fokus mencari jalan keluar.

Sekedar pintar berdagang tidak memberikan hasil yang maksimal. Harus didukung dengan sikap agresif, proaktif, berani, tahan banting, semangat tinggi, dan rela berjuang untuk merebut segala peluang yang ada.

Tidak ada alasan bagi seseorang untuk tidak menjadi sukses jika mereka tekun.

Orang Cina rela bangun dini hari dan terus bekerja sampai malam hari.

Apabila orang Cina mengatakan akan berdagang mereka biasanya tidak akan berpikir panjang untuk menindaklanjuti.

Pengalaman dan kemahiran tidak penting karena hal itu dapat dipelajari kemudian.

Kegagalan pertama tidak dapat melunturkan semangatnya. Sebaliknya akan membuatnya semakin gigih. Kegagalan kedua dijadikannya pelajaran. Kegagalan ketiga menjadikannya lebih bijak. Kegagalan berikutnya menguji kesabaran dan ketabahannya.

Apabila melibatkan diri dalam kegiatan perdagangan, kita harus menetapkan tujuan atau target untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang.

Budaya dagang orang Cina mengutamakan kecepatan dalam bertindak, hal ini penting seperti “siapa cepat dia dapat” .

Orang Cina mengijinkan pelanggan membuat pilihan sendiri, memberikan pelayanan yang baik, diskon atau kemudahan kredit.

Dunia perdagangan penuh dengan persaingan keras dengan berbagai macam cara. Oleh karena itu pedagang harus mempersiapkan dirinya dengan seni ‘bela diri’ perdagangan untuk menghadapi serangan dalam bentuk apapun dan kemungkinan yang akan datang.

Seni berdagang memerlukan kecermatan dan ketelitian, tidak cukup jika kita mempelajari teori saja. Berdagang perlu praktik dan menuntut seseorang senantiasa fleksibel.

Seni berdagang orang Cina mengutamakan prinsip ‘win-win’.

Pedagang harus memiliki daya tahan, mental, dan jiwa yang kuat.

Tanpa mengalamin kerugian, keuntungan tidak mungkin datang.

Sebagian dari keuntungan disimpan untuk mengembangkan kegiatan perdagangan dan menghadapi kemungkinan apapun yang di luar dugaan. Sebagian lagi digunakan untuk modal kerja.

Kerugian jangka pendek merupakan jalan yang dilalui untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang.

Pedagang Cina mempunyai kode etik. Menjatuhkan perdagangan orang lain adalah perbuatan yang terkutuk.

Bagi masyarakat Cina, pedagang dilarang mengganggu dan menjelek-jelekkan kegiatan perdagangan orang lain.

Persaingan dibenarkan menurut nilai moral dan pertimbangan kemanusiaan. Pedagang yang tidak mematuhi etika ini akan terkena sangsi. Perbuatan menjatuhkan perdagangan orang lain dianggap sebagai tindakan yang menyalahi aturan. Sekali namanya sudah rusak, selamanya orang tidak akan mempercayainya lagi.

Meskipun kasih sayang dan sikap patuh tidak dapat dinilai dengan uang, kekayaan akan dapat memberikan kebahagiaan dan meningkatkan status sosial keluarga dalam masyarakat.

Beberapa faktor yang memotivasi keberhasilan orang Cina adalah kemiskinan, perasaan kurang aman, kemampuan bertahan hidup di tempat orang, tidak ada pilihan, dan ajaran falsafah yang didapat sejak kecil.

Dalam sistim sosial orang Cina, anak laki-laki adalah ahli waris keturunan. Salah satu cara menunjukkan penghormatan kepada kedua orangtua dan mengangkat martabat keluarga adalah dengan menjadi kaya. Satu-satunya cara menjadi kaya adalah melalui kegiatan perdagangan.

Uang tidak pernah jadi penghalang. Asal ada kemauan, pasti ada jalan. Jika belum ketemu jalan, buatlah jalan.

Petuah untuk berhasil dalam bidang perdagangan adalah dengan menjadi pedagang yang jujur, terpercaya, dan memudahkan urusan.

Untuk menjadi pedagang yang berhasil, harus mampu meyakinkan pelanggan.

Pedagang Cina tidak takut dan tidak pelit untuk mengeluarkan sedikit biaya tambahan asal mereka dapat ‘menangkap’ dan memikat hati pelanggannya.

Kesabaran itu memang pahit, tapi buahnya sangat manis.

Jika ketekunan digabungkan dengan tekad yang kuat dan diperkuat dengan KESABARAN niscaya akan menjadi asset yang cukup berharga bagi siapa saja yang ingin melibatkan dirinya dalam perdagangan.

Kebanyakan usahawan Cina yang sukses bekerja sekurang-kurangnya 18 jam sehari.

Beberapa ciri yang menunjukkan seseorang itu memiliki bakat berdagang : mukanya bulat, enak dipandang, badan berisi, dahi cerah dan luas, serta begitu bergairah terhadap uang.

Emas yang tersembunyi hanya dapat ditemukan oleh seseorang yang gigih mencari dan menggalinya.

Orang Cina tidak mencari-cari alasan. Mereka berusaha menghilangkan alasan apa pun dan menjauhkan diri dari pendapat-pendapat negatif (yang tidak membantu mereka).

Pandai atau tidaknya seorang pedagang hanya dapat diketahui setelah dia berhasil mengatasi segala rintangan yang menghadang di dalam perdagangan yang beresiko tinggi.

Sekali melangkah, mereka akan terus melangkah. Tidak ada kata mundur.

Orang Cina percaya, nasib buruk dapat diubah. Sial dan malang dapat dibuang dan digantikan dengan nasib baik.

Masalah adalah batu loncatan, dan bukan penghalang sebuah keberhasilan.

Pedagang tidak harus cerdik dan memiliki otak yang cerdas. Yang diperlukan adalah KEBERANIAN menghadapi tantangan apa pun yang datang.

Kedinamisan dalam masyarakat Cina berkaitan erat dengan sikap mental orang Cina, fleksibel, mudah beradaptasi, menyesuaikan diri dengan perubahan iklim ekonomi dan perilaku pasar.

Pedagang Cina biasanya tutup buku pada setiap akhir tahun. Suatu perdagangan dikatakan berhasil jika pada akhir tahun itu mencatat keuntungan. Para pedagang Cina akan menyelesaikan utang tiga hari menjelang tahun baru.

Pedagang pamali, tidak boleh mengatakan sesuatu yang tidak baik ketika memulai babak baru perdagangannya.

Lokasi perdagangan yang dianggap baik adalah yang memiliki kemudahan memarkir kendaraan, angkutan umum, dan dekat dengan pusat administrasi pemerintahan.

Feng Shui adalah ilmu sains dan geografi yang digunakan orang Cina untuk mencari tempat membangun usaha perdagangan dan rumah kediaman.

Impian hanya tinggal impian jika pedagang terus bertahan di batas bawah dan tidak mau mengubah sikap mental dan tindakan.

Orang Cina mewujudkan impiannya dengan menyusun strategi untuk memperkecil risiko kerugian, memperbaiki kedudukan dan masa depannya.

Pedagang harus memiliki daya tahan dan semangat juang yang tinggi, tidak mudah takluk pada keadaan, tetapi berusaha membuat keadaan tunduk pada kehendak mereka.

Modal, bukan penentu utama untuk berhasil atau tidaknya perdagangan. Kadangkala modal yang sedikit diiringi dengan pengetahuan seluk beluk perdagangan yang mantap dapat membuat pedagang berhasil.

Tidak ada yang lebih memuaskan hati dan memberikan motivasi kepada pedagang selain menjadi bos sendiri dan orang lain.

Mereka yang sudah memiliki tekad untuk berdagang tidak perlu membuang waktu membuat perencanaan yang rapi, memikirkan resiko, dan mempertimbangkan untung rugi. Yang diperlukan adalah tindakan nyata setelah memikirkan strategi dagang yang terbaik.

Perjalanan seribu batu dimulai dengan langkah pertama.

Keberhasilan orang Cina bukan disebabkan keahlian mereka dalam bidang perdagangan melainkan hasil kerja keras, kesungguhan, keberanian, keyakinan, perencanaan, keringat, air mata, dan pengorbanan yang turut melibatkan seluruh anggota keluarga.

Orang Cina rela menebalkan muka, menahan caci maki orang lain, dan hidup sederhana. Setiap sen yang diperolehnya digunakan dengan sangat hati-hati.

Jika ingin mencari rekan bisnis, carilah orang yang dapat dipercaya. Teman dekat belum tentu menjamin bahwa dia akan setia dan tidak akan mengkhianati temannya.

Agar keuntungan terus bertambah, sebagian keuntungan disumbangkan kepada yang membutuhkan, sebagian digunakan untuk investasi kembali.

Wawasan bisnis orang Cina : Kesulitan, kepedihan, keletihan, tidak pernah melemahkan pedagang yang berwawasan. Dalam perdagangan, ada waktunya muncul dan tenggelam. Jika tenggelam, harus muncul kembali, jika jatuh harus cepat bangun lagi dengan kekuatan yang baru.


Tuesday, December 6, 2011

Ada Apa Dengan Countdown di website Illuminati.org..???

Tuesday, December 6, 2011

Setelah baca2 di sini :
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=10293011
aku dapat info tambahan nih, ..
masuk ke situs ini :
http://7december.org/ kemudian klik Ctrl + a

hasilnya : "WAKE UP HUMAN RACE.
All of us are the brothers and the sisters. We have the power to finish all of the wars and the darkness. If we do not wake up, we will be too late and the darkness will arise.."

apa yang akan terjadi pada tanggal 7 Desember 2011 (besok)..??


ini ada sedikit wejangan dari anonymous about December 7th 2011....

http://www.youtube.com/watch?v=6Q7HmhaUDr4


"We are anonymous

The overwhelming majority of holders of bank accounts, savings accounts or even pension plans, are unaware the way money is created or what the banks are doing with the money that they are given. They know nothing about the principle of money as debt. They do not know the reality behind words like "asset bubbles", "Treasury bills", "Hedge Funds" or "securitization". Hence the media in general make little effort to inform in an objective, transparent and accessible way to all. The only thing the public really understands is that most major financial crimes and insider trading remain mostly unpunished, but they are the first to pay the consequences.

Our politicians can't meet both the interests of financial markets and those of its citizens. So, it is time to remind them who they were elected to serve.

Strikes and demonstrations are no longer useful because whatever we do, we are not heard. And whatever they do, we are not consulted. So we decided to hit the system at its core - THE BANKING SYSTEM.

On December the 7th 2011 we are launching operation Bank Run. On this date we ask you to withdraw all your money from your bank account.

We are especially aware of the consequences that the deregulated and uncontrollable global financial system will have on our jobs, our health, our education, our pensions, our industries, our environment, our future, our dignity, the dignity of the citizens of countries that the system has enslaved by debt that they will never be able to repay to better appropriate their resources.

We are aware of the role this system plays in the prosperity of industrial empires whose interests depend on armed conflicts, diseases, food shortages and poverty prevailing in the countries that provide labor and natural resources at minimal cost. We are aware that this system will never have anything to gain from a world of peace and prosperity and that continuing to entrust our hard and honestly earned money to this sick system, we make ourselves accomplices of its thefts, for its crimes, its wars and the misery war generates.

On the 7th of December, withdraw all your money from your bank accounts.

Operation Bank Run engaged"

intinya, pada tanggal 7 Desember nanti, kalau kita tidak menarik semua uang kita yg ada di bank, maka uang kita akan hilang...

Seandainya itu benar2 terjadi.... seram banget pastinya...
padahal uang aku di bank masih ada 20rb lagi.... hiks... hiks.... T_T


hari ini, situs www.illuminati.org tidak bisa di akses... (Server not found)


sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?p=570538826&posted=1#post570538826


Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More